Rumah Masa Depan ==> Smart Home

Mungkin efek dari kebanyakan nonton film yang canggih sehingga di benak ini dari dulu selalu membayangkan punya rumah sederhana namun dengan kesederhanaanya ia difasilitasi dengan kepintaran, kalau istilah trendnya adalah Smart Home, menurut Fagui Liu & Wei Guo : “The ultimate goal of the Smart Home System is to improve people’s life quality and enhance people’s living standard. Householders/users are able to know and manage the home situation at anytime from anywhere.”.

Banyak yang bermimpi punya rumah seperti itu, mungkinkah kita dizaman sekarang mulai ke arah sana? jawabnya tentu saja, beberapa peralatan sekarang sudah banyak beredar di pasaran dengan harga yang relatif murah, termasuk energi alternatif seperti solar panel (panel tenaga surya), Internet sudah merajalela di Indonesia, dan ditambah lagi dengan proyek palapa Ring akan mengcover seluruh Nusantara.

Apakah anak-anak Indonesia telah mengembangkan system semacam itu? Ya, baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta para mahasiswanya telah mengembangkan project kecil-kecilan untuk menangani hal-hal besar terkait dengan aplikasi Smart Home ini. Di Indonesia sendiri yang trend saat ini adalah Smart City dan selanjutnya mungkin akan ke Smart Home. Memang dari segi bisnis di Indonesia belum banyak pelaku yang fokus dibidang tersebut, kalaupun ada mungkin tidak terlalu terkenal, namun di tahun tahun mendatang ketika project Smart City sudah dianggap sebagai pembicaraan lama, itu artinya Smart Home yang akan menjadi trend.

Ingat bahwa dibawah tahun 2005 hanya beberapa orang saja yang memiliki Mobile Phone, namun tahun 2015 rata-rata orang Indonesia telah memiliki Smart Phone. Perkembangan teknologi dalam kurun waktu sepuluh tahun begitu pesat. Artinya menurut pendapat pribadi saya tahun 2025 adalah zamannya Smart Home, manusia akan dibantu oleh teknologi, tidak ada lagi di dunia moderen ini yang melakukan pekerjaan manual untuk hal-hal yang besar, karena jika itu manual, percayalah bahwa akan lebih banyak kerugiannya (teknologi hadir untuk mempermudah manusia). Percaya atau tidak kita lihat saja lagi tulisan ini setelah tahun 2025, semoga WordPress waktu itu masih ada dan akun ini masih aktif.

Ohh iya selamat hari buruh internasional 2016.

Salam dari Peterhof, Saint Petersburg, Russia.

The Scientist -Coldplay, dalam perspektifku

Sudah lama saya sangat senang mendengar lagunya Coldplay yang saitu ini (The Scientist), jika lewat di Foobar pasti akan di repeat berulang ulang sampai tak tentu, telingakupun tidak bosan-bosannya menderanya. Musik yang melalui telinga lalu ke indra pendengaran, masuk ke otak dan memori di kepala, sampai turun ke hati untuk meresapi maknanya yang begitu dalam sesuai dengan pengalaman dari pendengar masing-masing tentunya. Ada berbagaimacam interpretasi dan setiap orang memaknainya case by case. Kehidupan kita yang dipenuhi warna masing-masing akan berbeda dalam mefsirkannya. Salah satunya adalah pemaknaanku sebagai berikut. 

The Scientist

Come up to meet you, tell you I'm sorry
You don't know how lovely you are

I had to find you
Tell you I need you
Tell you I set you apart

Ketika aku memilih dan memutuskan untuk bertemu denganmu, dan kalimat pertama yang kuucapkan adalah I’m sorry, sebenarnya kata-kata itu terucap karena aku takut dan sangat mencintaimu, sedangkan kamu tidak tahu bahwa sungguh menarik, indah, cantik, dan jelitanya dirimu bagi scientist sepertiku. 

Tell me your secrets
And ask me your questions
Oh, let's go back to the start

Katakan kepadaku apa rahasiamu!!! munculkanlah pertanyaan-pertanyaan yang akan membawaku kepadamu, mari kita mulai menengok kembali dari awal dimana pertama kali engkau muncul sedemikian hingga memicu diriku untuk mencarimu.

Running in circles
Coming up tails
Heads on a science apart

Terputar-putar dalam suatu lingkaran tidak tahu kapan akan terbebas dari lingkaran itu, seperti bermain melempar koin apakah yang muncul adalah heads atau tails sama halnya seperti bermain-main dengan bilangan biner, kalau tidak 0 berarti 1 begitupun jawabanku kepadamu. 

Nobody said it was easy
It's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be this hard
Oh, take me back to the start

Tak seorangpun yang mengatakan bahwa itu mudah, siapa bilang meneliti itu mudah, sekolah dari sd, smp, smk, s1, s2 dan sekarang sedang s3, mendedikasikan hampir setengah kehidupanku sebagai peneliti, menuju jalan kearifan dan kecintaan akan ilmu pengetahuan yang telah diciptakan oleh Sang Maha Pencipa. Sehingga bagiku shame for us to part, alangkah memalukan jika aku yang begitu gila akan ilmu lalu harus berpisah atau dipisahkan dengannya, bagiku ilmu adalah melekat tanpa sekat di alam sadarku.

Tak seorangpun yang mengatakan bahwa itu mudah, tak seorangpun yang pernah mengatakan bahwa sebenarnya kuliah s3 itu sesulit, berbelit belit, dengan berbagai pelajaran dan proses admistratif seperti ini.  Ohhh,,, jika memang aku bisa berbicara lantang, aku ingin berkata bawalah aku ke awal, yakni awal dimana aku dapat menelusuri apa yang sedang aku teliti, membuat pikiranku menjadi lebih runtut dan mendalam sampai ke dasar.

I was just guessing
At numbers and figures
Pulling the puzzles apart

Dalam keadaanku, aku selalu menebak dan mengira-ngira dengan menggunakan akal sehat, layaknya matematika yang selalu menunjukkan kebenaran, kode program yang selalu ku tulis yang sebelunya sudah aku kira-kira hasil outputnya, berdasarkan angka-angka perhitungan dan gambar serta gambaran yang ada dibenak ini. Menarik suatu puzzle atau teka-teki agar dapat dipilah-pilah, memilah bidang pengetahuan apa yang telah dan belum, untuk kemudian diselesaikan satu persatu.

Questions of science
Science and progress
Do not speak as loud as my heart

Pertanyaan-pertanyaan yang ilmiah mulai ku rumuskan, kenapa begini, kenapa begitu, apa penyebabnya, bagaimana itu dapat terjadi, dimana bidang yang akan diteliti, kapan akan itu dimulai, yang mana seharusnya, menanyakan hingga ke akar-akarnya. Ilmu pengetahuan dan kemajuan terutama dibidang teknologi yang membuatku gandrung dan makin terkesima.  Namun,,, namunn,,, ternyata penelitian itu tidaklah secepat detak jantungku atau keinginan hatiku, butuh waktu bertahun-tahun, bahkan generasi ke generasi untuk terus menemukan pengetahuan ilmiah ini, pengetahuan yang terus berevolusi dari masa ke masa.

Tell me you love me
Come back and haunt me
Oh, and I rush to the start

Katakanlah wahai ilmu bahwa engkau juga mencintaiku, datanglah lagi untuk mencariku dan menghantuiku disaat aku mulai tengegelam dalam kesengsaraan dan kefrustasianku. Aku harus bergegas ke awal untuk menyelesaikan yang akhir mengenai apa yang sudah kumulai dan kuteliti, aku dan kamu ohh,,, sang ilmu.

Running in circles
Chasing our tails
Coming back as we are

Terputar-putar dalam suatu lingkaran tidak tahu kapan akan terbebas dari lingkaran itu, seperti tails yang muncul tadi, alias nol besar ataukah perlu diperjuangkan dan dipertahankan terus, sepertinya aku yang mengejar-ngejar tapi ternyata yang dikejar adalah tails (p****t) tadi, hatiku lalu berkata ayolah kembalilah seperti ketika kita dahulu kala tidak peduli apakah itu heads atau tails selama itu tentang ilmu apapun akan kulakukan demi generasi berikutnya dan demi kemajuan bersama.

Nobody said it was easy
Oh, it's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be so hard
I'm going back to the start

Sekarang aku seperti kembali ke awal saat aku mulai menuliskan tema penelitianku untuk aku pertahankan pada saaatnya tiba. Aku masih selalu ingin ke awal seperti jabat erat kita, kesepakatan kita, bahwa aku akan mempelajarimu lebih dalam untuk menemukanmu, lebih mencintaimu lagi, dan sebagai pengetahuan baru di dunia ini. Pengetahuan ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan oleh penelitinya. 

Ohh para peneliti muda, berjuanglah, kerena ilmu patut diperjuangkan!!!

 

Salam hangat.
Peterhof, Saint Petersburg, Russia.


			

Android Lib Picasso

Setelah sekian lama tidak melakukan coding di Android sudah sekitar seminggu ini berkutat lagi untuk mobile App, memang sudah terjadi perubahan drastis sejak kedatangan Android Lolipop ditambah lagi dengan Android Studio 2.0 dengan kemampuan Gradle-nya yang luar biasa (based on IDE buatan IntellijIdea yang bermarkas di Saint Petersburg Russia).

Dalam beberapa kasus terutama ketika aplikasi kita mengunduh data yang berada di Internet, biasanya kita menggunakan Asynctask bawaan Android, namun hal ini tidaklah aman, apa lagi ketika itu berupa image, maka siap-siap pusing kepala karena akan banyak error yang akan ditemui. Namun lagi-lagi itulah kehandalan Java yang dari awal mendrive para developer untuk membuat berbagai macam library, salah satunya adalah Picasso, library yang sangat powerfull untuk mendownload image bahkan melakukan chaching, untuk lebih detailnya silahkan langsung berkunjung ke http://square.github.io/picasso/

Penggunaan library inipun sangat mudah, perhatikan contoh :

protected void onStart() {
    ImageView user_pict=(ImageView)navigationView.getHeaderView(0).findViewById(R.id.userpict_profile);
    Picasso.with(getBaseContext()).load("https://media.licdn.com/mpr/mpr/shrinknp_200_200/p/4/000/13a/236/2319f60.jpg")
            .fit().into(user_pict);
}

Jangan lupa pada Android Studio tambahkan Gradle Script sbb:

dependencies {
    compile fileTree(dir: 'libs', include: ['*.jar'])
    testCompile 'junit:junit:4.12'
    
    compile 'com.android.support:appcompat-v7:23.3.0'
    compile 'com.android.support:design:23.3.0'
    compile 'com.android.support:support-v4:23.3.0'
    compile 'com.android.support:recyclerview-v7:23.3.0'
    compile 'io.reactivex:rxandroid:1.1.0'
    compile 'com.squareup.okhttp3:okhttp:3.2.0'
    compile 'com.squareup.okhttp3:okhttp-urlconnection:3.2.0'
    compile 'com.squareup.picasso:picasso:2.5.2'
}

vmi

Hasilnya dapat dilihat pada gambar disamping dalam porting ke aplikasi mobile: Virtual Thematic Museums yang sedang kami kembangkan aplikasinya di Saint Petersburg State University. Karena boleh dikatakan penggunaanya sangat mudah, maka silahkan melakukan eksplorasi  sendiri fitur-fitir lainnya, terutama penggunaan transform image yang sangat membantu misalnya dalam membuat circle image, modification, dst. Mungkin ini dulu tulisan dari saya semoga membantu.

 

Salam dari Peterhof, Saint Petersburg, Russia.
Dorm.13.

Seolah-olah dia tahu padahal tidak.

Dalam kehidupan sering kali kita bertemu atau membaca ttg pendapat orang lain terhadap orang lain/kelompok tertentu yang seolah-olah merasa bahwa ialah yg benar dan gampang sekali menuduh seseorang, dan ujung-ujungnya menjudge ia salah aku benar, dia jahat yg itu tidak, si ini busuk yang ini tidak, dst.

Dengan secuil(ketrbatasan) pengetahuan yang ia miliki kemudian ia mulai beraksi padahal belum tentu objek yg dikotomi tsb lebih jelek dari yang sebenarnya. Seolah-olah ia merasa tahu akan object tersebut (mulai mengkotomi) padahal sebenarnya ia tidak tahu apa2 bahkan bertemu saja belum pernah.

Ohhh semudah itukah engkau mengkotomi orang lain (benar/salah/dst)??? Rene Descartes sendiri bilang bahwa semua harus diragukan (artinya jangan menerima mentah-mentah pengetahuan yang belum pasti kebenarannya), sedangkan Nietche berpendapat bahwa kenapa sih hanya kebenaran saja yg ditelusuri jangan2 ketidak benaran juga sangat berpengaruh dan atau berdapak pada sesuatu hal yang lain. *Maka pikirkanlah kalimatku barusan itu kareana You think therefore you are (itu katanya Rene).

Skeptis sangat diperlukan dalam dalam memfilter penyebaran informasi terutama di sosial media, meragukan sesuatu yang belum pasti, dalam arti selalu memandang sesuatu berangkat dari kedidakpastian —menuju—> kepastian/kenyataan. Eyang B.J.Habibie pernah berkata bahwa saya sudah percaya, tapi saya cek lagi artinya kontrol terhadap sesuatu adalah penting dizaman kebebasan informasi yang tersebar di dunia maya.

Jadi??? Selanjutnya terserah Anda, terjebak dengan jutaan informasi yang tersebar, membiarkan diri Anda seumur hidup tenggeam di dalamnya, atau menegasikan diri???

Salam dari Peterhof, St.Petersburg, Russia
(Ditulis ketika matahari mulai terbenam pukul 20:20)

Install PHP7.0.5 & Memcache

Sudah lama tidak ngotak-atik php lagi, daripada dibilang hanya peduli pada Golang, jadi hari ini saya menginstall PHP versi 7 setelah 4 bulan telah di rilis (sekitar bulan Desember 2015). Memang PHP7 bisa dibilang lumayan hebat dibandingkan para pendahulunya dan dapat memproses lebih banyak request. Jika Anda menggunakan Ubuntu silahkan saja langsung di install dan ikuti petunjuk yang terdapa pada kedua link berikut:

  1. apt-get install software-properties-common
  2. https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-upgrade-to-php-7-on-ubuntu-14-04
  3. https://serversforhackers.com/video/installing-php-7-with-memcached

php7

Ohh iya PHP 7.0.5 ini baru di release sekitar 11hari lalu, kebetulan sekali lgsg install yang versi terbarunya ))

php7-hhvm-cachesumber: http://blog.litespeedtech.com/

Semoga berhasil!!!

Metafisika 1 : Socmed seperti cerminan di dalam hati

SOcmed itu layaknya seperti cerminan hati penggunanya, bagaimana tidak? apa yang ia pikirkan ia tuangkan semua atau sebagian ke dalam catatan kecil di dunia maya…memang sih katanya hati orang siapa yang tahu, karena bagaimanapun orang lain mencari tahu tetap saja tidak akan ketahuan, itulah ruang maya/dunia lain/metafisik manusia.

Dalam hal ini sangatlah lucu, jika pikiran dan hati adalah dunia yang tidak kelihatan sepertinya ingin berinteraksi dengan dunia maya yg diciptakan sendiri oleh manusia. Ada ikatan dunia maya metafisik dan dunia maya yg dibuat dari olahan pemikiran manusia itu sendiri(sopftware), ini sebenarnya menunjukkan bahwa sekarang mungkin baru 1-5% apa yg di dalam alam metafisik itu menjelma/menampakkan diri namun lambat laun bisa 40-80% apa yang ada di alam metafisik ingin menyalinkan dirinya ke dunia maya tadi (software), salah satunya socmed. Mungkin butuh 50-100tahun ke depan hal ini bisa saja terjadi.

Beratus2 tahun para filsuf ingin mengorder metafisik dan mengontrol alam fisik, melalui alam metafisik/pikirannya dan hasilnya adalah ilmu yang kita pelajari hingga hari ini. Tanpa adanya alam pikiran (metafisik) tentu saja manusia tidak disebut manusia, tetapi sebesar apakah akal/alam pikiran itu? tiap manusia memperoleh alam itu tetapi mereka tidak saling terhubung, karena jika terhubung maka si objek A dapat membaca pikiran si objek B dan ini boleh jadi dapat menguntungkan/merugikan. Ruang ide ini(metafisik) beberapa direalisasikan menjadi kenyataan dan jadilah dunia terang benderang seperti sekarang ini seiring dengan perkembangan pemikiran manusia dari masa lampau hingga moderen. Namun apakah alam pikiran(metafisik atau alam maya manusia) itu dapat di miror ke alam maya (software)?

Roh/Jiwa/Spirit yang menyatu dengan Raga dan lalu ia dinamakan Manusia. Manusia mulai berfikir tanpa habis2nya, sesungguhnya memorynya tidak akan penuh, jangkauan pikiran yang tidak tergambarkan, tidak seperti proccessor atau hard disk yang dapat diukur kapasitasnya. Tentu saja Aku bersaksi dan mengakui bahwa Allah itu sangatlah hebat, tiada yang hebat selain Dia, Allah yang tidak tampak di ruang fisika (gaib bergaib). Allah yang mengontrol ruang ide/akal/pikiran/mental/hati/dst.

Penyimpanan Data
Munculnya teknologi penyimpanan data (Terra Byte) yg cukup besar dan sudah terjangkau oleh kebanyakan orang, pengolah informasi dan Search Engine yang mulai berkeliaran dimana-mana dan tidak dianggap sebagai barang baru lagi, menjadikan hal di atas menjadi mungkin. Dapat dibayangkan 100-200thn lagi anak yang lahir dengan pemikiran yang sehat akan diberikan wearable devices oleh negara/federasi/kingdom yang menyimpan segalanya mulai dari ia hidup hingga ia berpulang kepada sang Pencipta. Tiap orang misalnya setiap tahun diberi kuota penyimpanan sebesar 1TB, asumsi 100TB/orang/kehidupan. Anggap saja penduduk bumi 10Milyar * 100TB , maka ruang penyimpanan yg dibutuhkan sekitar 1100 YottaByte.

3667c94449d14048ba36d2f1babb06f7Pada masa itu negara berlomba2 membangun teknologi untuk kenyamanan rakyatnya, sistem komputer canggih yang mendampingi manusia seumur hidupnya, membantu setiap permasalahan yg dihadapi individu tsb, menjadikan ia berfikir lebih maju karena kaya akan pengetahuan yg melekat pada dirinya (yaitu chip komputer). Saat ini sebenarnya apa yg saya utarakan itu sudah kelihatan, beberapa manusia sudah didampingi dengan program2 seperti sosial media, mesin pencari, ensiklopedi, kamus, dll, tetapi belum melekat seutuhnya, tingkah laku manusia masih ia catat manual dengan mengupdate status di fb, twitter, menulis di blog seperti yg saya lakukan, mengupload file video ke youtube ttg dokumentasi kehidupannya, menulis manual wasiatnya, masih berkunjung ke bank untuk menyimpan uang, dll.

Perhatikan sejenak si Mark membuat Virtual Reality untuk Fbnya, Google membuat Android supaya handphone(komputer) dapat lebih dekat dengan manusia, ada usaha mengkoneksikan semua orang di dunia dengan internet.org, juga teknologi Augmented mulai bermunculan, pembayaranpun sudah mulai otomatis tanpa membawa uang di dompet, dan segalanya akan dipermuah oleh komputer, suatu otak/chip yang diciptakan manusia melalui buah pemikirannya untuk menjalankan tugas mengelolah dunia maya(software) yang tampak.

Apa yang terjadi nantinya? tentu saja yg terjadi adalah data2 manusia mulai saat itu sangat detail terrekam dengan baik,  pengetahuan manusia, tingkah laku dan isi pikiran/hatinya terhubung dengan jaringan komputer dan private-storage yg dimanage oleh negara (tentu saja ada yg mengatur dan menjamin). Dunia maya(software) yang nampak, merupakan salah satu penjelmaan dari alam metafisik/pikiran/hati di eraku.

Replikasi
Data dan informasi ini selain disimpan di bumi juga akan di mirorr ke server lain yang terletak di Bulan dan data center 3 yang terletak di Mars. Jangan khawatir, 30tahun yang lalu media penyimpanan sangat besar, komputer seukuran rumah, sekarang tinggal seukuran jari, jadi mungkin 100-500thn lagi 1PetaByte mungkin cuma seukuran SSD sekarang ini. Teknologi processor pun sudah masuk ke 12nm, semuanya akan makin cepat dan murah dan tentunya terjangkau.

Bersambung…

 

*Ingatlah para pejuang IT, bahwa apa yang kita lakukan dalam mengembangkan teknologi saat ini akan sangat bermanfaat untuk generasi yang akan datang (100-500thn ke depan), sekecil apapun itu.

 

Peterhof/Saint Petersburg/Rusia

Mimpiku 4 April 2016 – Alam Tak Nyata namun Tersimpan

Ketika aku tidur, ada suatu ayat yang sudah merasuk dalam diriku dan selalu aku baca secara otomatis menjelang aku akan tidur yaitu: “bismika allahumma ahya wa bismika amut” (dengan namaMu ya Allah aku hidup dan aku mati), kemudian daripada itu aku selalu memposisikan tidurku dalam posisi seperti huruf MIM, Muhammad, setelahnya akupun sejenak meninggalkan alam sadar ke alam bawah sadar.

Dalam tidurku yang lelap, aku bermimpi bahwa aku bertemu dengan seseorang, kami sharing satu sama lain tentang sisi keilmuan, pada saat itu kami coba saling mempraktekkan seni yang kami pelajari, awalnya aku ingin menggoresnya dengan dua jariku, tetapi ternyata ia mendorongku sangat jauh ke pinggiran laut, selanjutnya ia mempermainkanku di atas laut yang aku sendiripun tidak mengetahui persis berapa dalamnya laut itu, tapi prediksiku waktu telah sadar mungkin kedalamannya kurang lebih 1-2m, tentu saja aku sangat senang karena berhasil merasakan getaran dalam diriku yang mulai ia permainkan. Lalu kami bertemu dengan saudaraku dan ia mulai mempraktekkannya lagi sehingga akupun terjungkal-jungkal, kini giliranku mencoba mempraktekkannya namun entah bagaimana dalam kilas balik (di dalam mimpi itu aku berfikir lagi seperti mimpi di dalam mimpi) bahwa pada awalnya aku berhasil merasakan jungkalan tersebut, tapi ketika aku menyerang malah tidak berhasil, dan akupun berkata kepadanya secara terang-terangan tentang apa yang sebenarnya aku alami.

Setelah aku sadar pada lapisan mimpi keduaku, kamipun mulai bercakap-cakap lagi tentang asalnya, ia mengatakan bahwa seni tersebut ia pelajari di dekat desa ayahku, disana terdapat dua tempat yang populer dalam mengajarkan keilmuan tersebut dan tentu saja ia mendapatkannya disana, akupun berbagi cerita bahwa aku sendiri mempelajari di tempat lain yakni di pulau Jawa, mereka adalah orang yang mula-mula menciptakan seni tersebut hingga akhirnya terbentuk berbagai aliran yang terseber hingga saat ini, mungkin saja sanadnya kepada satu orang yang sama.

Whoops, apa yang terjadi selanjutnya? Begitu kagetnya ia ketika aku mulai menghafalkan apa yang aku ketahui, ternyata bahasanya adalah sama, hanya berbeda pada saat mengolah saja tapi pada dasarnya adalah sama, kami sambil duduk dan bercakap-cakap di tempat yang aku sendiri tidak begitu mengetahui lokasi sebenarnya. Akhirnya akupun terbangun karena sudah waktunya. Apapun makna dari minpi di atas tentu saja hanya pemimpilah yang tahu persisnya )).

 

Mimpi adalah anugerah dari sang pencipta, begitu kita menginggalkan dunia ini menuju ke alam mimpi semua itu bukan terjadi begitu saja, tetapi karena ada yang berkehendak, menggerakkan roh(spirit) manusia ke alam yang tidak nyata. Tidak nyata bukan berarti tidak ada, tidak nyata bisa jadi karena panca indera kita mempunyai keterbatasan, dalam hal ini ilmu yg mempelajari mimpi dinamakan Oneirologi (bukan mengungkap maknanya).

 

Peterhof/Saint Petersburg/Rusia.

I agree on his statement

Jangan membuat seseorang jadi Pahlawan, John…

Pahlawan tidak pernah ada…

dan jikapun ada, aku tak ingin menjadi salah satu dari mereka.

 

Sherlock.

Jaccard Similarity

Jac + Card := Jaccard, J(D,Q) atau J(A,B)= A n B / A u B. Oups in my case ada suatu hJaccard2al lain yang mempengaruhi sehingga saya tambahkan Log(J(A,B))+1. Jika diterapkan dalam bentuk matriks A{0,1},B{0,1} maka yang dihitung adalah yang diberi tanda bold apabila A dan B = 0 (abaikan/tidak perlu dihitung) detailnya sbb:
{0,0    0,1}
{1,0    1,1}

Yup nama lengkap penemunya adalah Paul Jaccard dari Swiss(1868-1944). Jaccard index similarity ia sebut sebagai “coefficient de communauté” dipublish 1901, ada hal yg menarik tentang angka 1901, yaitu sangadi(kepala desa) pertama di Muntoi lahir pada tahun tersebut :))

Jaccard1

Algoritma ini diterapkan pada Aplikasi yang saya kembangkan di Rusia dengan nama MuntoiFr berbasis GoLanguage.

Jaccard

 

*sambil mendengar lagu: “Alle vet jo det” ))

Alle vet at terningen, den er fikset (Everybody knows that the dice, it is fixed)
Alle vet at krigen nĺ er over (Everyone knows that the war now over)
Alle vet de snille, de har tapt (Everybody knows the good guys lost)
Alle vet at alt var avtalt spill (Everyone knows that everything was collusion)
Alle vet jo det (Everybody knows it)

 

Sumber Gambar Jaccard: https://en.wikipedia.org/wiki/Jaccard_index

Absensi Mobile dengan Memanfaatkan AppTelegram

Beberapa hari ini disibukkan dengan menuliskan code program untuk keperluan Absensi untuk Kantor SEAMOLEC, memang staff yang ada disana mobilitasnya lumayan tinggi photo622550381820487605sehingga perlu adanya absensi online yang dapat membantu kelancaraan pemeriksaan administrasi dsb. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Go Language, dengan memanfaatkan MuntoiFr sebagai Framework untuk websitenya, MongoDB untuk database dan tak kalah pentingya yaitu HTTP Connection berbasis service untuk menghubungkan Aplikasi dengan server Telegram. Aplikasi ini diberi nama MunPresence (artinya adalah Muntoi Presence) dan tentu saja masih dalam tahap ujicoba.

Bermain-mainlah dengan Go karena ia akan membuatmu berjalan  jauh kemasa depan.

*adik2ku yang mungkin ingin mengikuti jejak programmer… silahkan ngoding sepuasnya, dari pagi sampai pagi… tidak ada ada yg melarang atau mengatakan bahwa Ngoding itu adalah sia-sia dan membuang waktu, koding menurutku adalah hobi, tiada hari tanpa berfikir melatih otak dan menyelesaikan beberapa hal ttg bugs dst. Dunia yang penuh keajaiban dan banyak hal yg membuat kita terlena, lupa akan berbagai hal karena keasyikan menulis lines of code.  (this is way of my life dan salam sepuluh jarii diatas keyboard)

katanya yolka: Нарисуй мне небо :))
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.